Halo, akhirnya sampai juga di penghujung pengerjaan tugas IMKA ini:’) Berikut adalahlaporan akhir dari proyek Si Gentong yang dibuat oleh kelompok kami  Izii Team.



Identifikasi Permasalahan

Seperti yang telah dijelaskan pada posting Final Project Idea : Si Gentong, pengelolaan dan pengolahan sampah yang belum efektif dan efisien menyebabkan sampah yang menumpuk menjadi permasalahan tersendiri yang perlu diatasi.

Hal kecil seperti pada saat tempat sampah telah penuh, yang tidak segera dikosongkan dan kembali diisi oleh sampah-sampah berikutnya. Hal ini menyebabkan isi tempat sampah meluap dan berserakan sehingga tidak enak dipandang ataupun menyebabkan lingkungan sekitar menjadi tidak nyaman lagi akibat bau yang ditimbulkan oleh hal tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, maka dicetuskan sebuah ide sistem indikator kepenuhan tempat sampah yang kami beri nama Si Gentong ( Smart Indicator of Garbage Bin).



Alternatif Solusi

Nah, alternatif solusi juga telah dijelaskan pada postingan  Progress : Alternatif Solusi & Alur Kerja. Berikut adalah alternatif solusi hasil diskusi Izii Team.

1. Sistem Pemilah Sampah Otomatis

Sistem ini secara otomatis dapat memilah sampah berdasarkan jenisnya. Misalnya, sampah organik dan sampah anorganik. Sistem ini dapat dimanfaatkan untuk memudahkan pengolahan sampah untuk didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

2. Sistem Indikator Kepenuhan Tempat Sampah

Sistem ini dapat mendeteksi tingkat kepenuhan tempat sampah. Apabila tempat sampah penuh, maka petugas pengangkut sampah akan mendapatkan notifikasi agar dapat segera mengangkut sampah di tempat sampah tersebut. Hal ini menjadikan waktu pengangkutan sampah menjadi efektif dan efisien, selain itu juga dapat mengurangi kemungkinan sampah yang bercecer akibat tempat sampah yang sudah penuh tidak segera dikosongkan. Sistem juga dapat mencatat waktu dimana tempat sampah penuh, yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai data untuk pengelolaan sampah yang lebih baik kedepannya.

3. Hybrid 

Sistem ini merupakan gabungan antara alternatif solusi pertama dan alternatif solusi kedua. Sehingga sistem ini  dapat melakukan pemilahan secara otomatis dan memberikan notifikasi apabila tempat sampah telah penuh.

Berikut adalah penilaian yang dilakukan terhadap ketiga alternatif solusi tersebut.

tabelperbandingan

Pada tabel tersebut, ketiga alternatif solusi dibandingkan berdasarkan performansi, biaya, waktu, dan risiko yang dimiliki. Berdasarkan hasil analisis, solusi yang paling mungkin untuk dikembangkan adalah alternatif solusi kedua, yaitu Sistem Indikator Kepenuhan Tempat Sampah.



Rancangan Spesifikasi

Jadi, setelah ditentukan solusinya berikut adalah rancangan spesifikasi dari Si Gentong.

  • Detection System

Sistem dapat mendeteksi apabila tempat sampah penuh.

  • Update System

Sistem dapat mengirimkan dan memperbaharui data waktu, lokasi, dan status saat tempat sampah penuh.

  • Push Notification System

Sistem dapat mengirimkan notifikasi apabila tempat sampah penuh.

  • Data Management System

Sistem dapat menampilkan dan mengelola data log berdasarkan hasil deteksi status

kepenuhan tempat sampah.



Hardware Design

Agar lebih jelas mengenai kerja sistem Si Gentong, berikut adalah block diagram yang menjelaskan rancangan perangkat keras pada sistem ini.

blockdiagram.png

Seluruh tong sampah yang ada akan terhubung dengan WAP (Wireless Access Point) yang ada pada jaringan. Selanjutnya, jika terdeteksi adanya tong sampah yang penuh, maka tong sampah akan secara otomatis mengirimkan data kepada server. Data tersebut kemudian diolah menjadi informasi yang akan dikirimkan kepada petugas pengangkut melalui smartphone yang dimilikinya.

Komponen yang diperlukan untuk membangun SiGentong:
1. NodeMCU

2. Sensor LDR

3. Laser Pointer

4. Kabel Jumper

Adapun berikut adalah rancangan rangkaian dari sistem Si Gentong

rangkaiansigenton

 



Software Design

Selain hardware, diperlukan pula software yang mendukung pengembangan sistem Si Gentong. Berikut adalah desain perangkat lunak dalam bentuk flowchart yang menjelaskan alur Si Gentong

flowchart

Pada saat Si Gentong beroperasi, sistem akan menyalakan dan melakukan inisiasi variabel awal. Lalu, sensor LDR yang terpasang sisi samping di dalam tempat sampah akan membaca intensitas cahaya yang dipancarkan oleh laser yang dipasang berhadapan dengan LDR. Apabila tempat sampah penuh dan menghalangi cahaya yang dipancarkan oleh laser ke LDR selama lebih dari tiga detik, hal tersebut menjadi indikasi bahwa tempat sampah penuh. Maka akan dikirimkan data lokasi dan waktu dimana tempat sampah tersebut penuh. Kemudian dikirimkan pemberitahuan kepada petugas pengangkut sampah, selain itu data pada server akan diperbaharui dan disimpan.



Desain User Interface

Karena mata kuliah ini adalah mata kuliah Interaksi Manusia Komputer dan Antarmuka, maka kita juga harus memikirkan tampilan antarmuka yang efektif, efisien, dan user-friendly.

Berikut adalah tampilan Web Si Gentong ( izii.000webhostapp.com )

ui baru.png

Dan berikut adalah tampilan notifikasi pada aplikasi Blynk.

uiblynknotif.png



Hardware Implementation

Berikut adalah implementasi hardwarenya.

gentong
Rangkaian
Picture1
Laser dan LDR


Software Implementation

Berikutnya adalah implementasi software Si Gentong, berikut adalah cuplikan source code Si Gentong.

#Source Code NodeMCU

#Source Code Website

#Source Code API



Pengujian

Berikut adalah tabel pengujian dari Si Gentong

tabel pengujian.png



Sebagai penutup, berikut adalah video hasil dari Si Gentong:



Akhirnya, selesai sudah laporan pengerjaan Si Gentong. Semoga  bermanfaat! Salam dari kami, Izii Team.

584613.jpg

Salam,

Siti Aisyah/18214042

Advertisements